Rabu, 20 Maret 2013

kebersihan sebaigian dari iman

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat tuhan yang Maha Esa yang selalu melimpahkan rahmat dan karunianya sehingga karya tulis yang berjudul “Cara meningkatkan kebersihan di lingkungan SMP Negeri 1 Panumbangan “,dapat selesai di kerjakan
Karya tulis ini merupakan syarat yang harus dipenuhi agar dapat bias mendapatkan nilai bahasa Indonesia
Dalam penyusunan karya tulis ini , penulis mendapatkan banyak kendala karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan ,namunberkat dorongan dan bantuan dari semua pihak maka allhamdulillah karya tulis ini dapat selesai . oleh karena itu, penulis ucpkan terimakasih kepada semua pihak yang bersangkutan. Selanjutnya penulis menyadari bahwa karya tulis ini jauh dari kesempurnaan ,oleh karena itu penulis mengharapkan keritik dan saran yang bersipat membangun.
Akhir kata,semoga karya tulis ini bermangfaat bagi semua orang khusysnya bagi pembaca.Amin……………………………………………………………………………!!!!!!!!!!


                                Panumbangan ,Maret, 2013


                                        Penulis



                        DAFTAR ISI
Kata pengantar……………………………………………………………………………………i
Daftar isi…………………………………………………………………………………………….ii
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar belakang masalah…………………………………………………………....1
B. Pembatas /Rumusan masalah…………………………………………………..1
C. Tujuan penelitian…………………………………………………………………….1
D. Manfaat…………………………………………………………………………………2
E. Sistemmatika penulisan…………………………………………………………..2
BAB    II   PEMBAHASAN
A.    Pengertian kebersihan lingkungan………………………….3
B.    Macam-macam kebersihan…………………………………….3
C.    Kondisi linkungan SMPN 1 Panumbngan………………..4
D.    Peranan siswa SMPN 1 Panumbangan dalam menjaga kebersihan sekolah……………………………………………..…5
E.    Peranan kebersihan sekolah……………………………………5
F.    Dampak kondisi lingkungan  sekolah terhadap siswa..6
G.    Cara-cara menciptakan sekolah yang bersih …………….7
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan ………………………………………………………………………….9
B.    Saran-saran ………………………………………………………………………….9
Daftar  pustaka………………………………………………………………………………….10


ii
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar belakang masalah
Kebersihan adalah  keadaan bebas kotoran temasuk di antaranya debu,sampah, dan bau. Kebersihan sangatlah penting baik itu kebersihan jasmani maupun rohani dan salah satunya adalah kebersihan di lingkungan sekolah
Sekolah sebagai lembaga pendidikan harus memperhatikan  kebersihan dan kesehatan lingkungan yang mendukung kenyamanan para siswa-siswi dalam belajar. Jika sekolah keadaanya kotor dan tidak nyaman untuk di tempati  maka sekolah itu tidak termasuk sekolah yang sehat. Karena itu dari sisi fisik sekolah harus dirancang agar tata letak,lokasi, dan kondisi bangunan,serta sanitasi lingkunganya mampu memenuhi syarat kesehatan ,kenyamanan dan keamanan pagi warga sekolah
B. Pembatas/Rumusan masalah
Penelitian ini berupaya untuk menambah kebersihan lingkungan SMPN 1Panumbngan. Oleh karena itu untuk meudahkan pemahaman terhadap permasalahan dalam kaya tulis ini.Perlu kiranya masalah tersebut di diskripsikan dengan rumusan masalah sebagai berikut:
.Bagaimanakah cara untuk menigkatkan kebersihan di lingkungan SMPN 1 Panumbangan ?
C.Tujuan penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.Untuk menambah pengetahuan tentang kebersihan
2. Untuk menambah keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa terutama tentang   kebersihan
3. Untuk meningkatkan kegiatan kebersihan di lingkungan SMPN 1 Pabumbangan
4. Untuk menjalankan salah satu tugas Bahasa Indonesia
D. Manfaat
Adapun manfaat yang dapat saya ambil dari penelitian ini adalh sebagai berikut:
1.Dapat menambah pengetahuan tentang kebersihan
2.Dapat menambah keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa terutama tentang kebersihan
3. Dapat meningkatkan kegiatan kebersihan di lingkungan SMPN 1 Panumbangan
4. Dapat memenuhi salah satu tugas Bahasa Indonesia
E. Sistemmatika penulisan
BAB   I  PENDAHULUAN
A.Latar belakang masalah
B. Pembatas /Rumusan masalah
C. Tujuan penelitian
D. Manfaat
BAB    II   PEMBAHASAN
A.    Pengertian kebersihan lingkungan
B.    Macam-macam kebersihan
C.    Kondisi linkungan SMPN 1 Panumbngan
D.    Peranan siswa SMPN 1 Panumbangan dalam menjaga  kebersihan sekolah
E.    Peranan kebersihan sekolah
F.    Dampak kondisi lingkungan  sekolah terhadap siswa
G.    Cara-cara menciptakan sekolah yang bersih
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan
B.    Saran-saran
2
BAB  II
 PEMBAHASAN
A.    Pengertian kebersihan

Kebersihan lingkungan mempunyai arti sebuah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya, debu, sampah, dan bau.
   
B.    Macam-macam kebersihan
 1.Kebersihan badan
    Kebesihan badan adalah kebersihan yang berkaitan dengan kebersihan jasmani ,kebersihan badan tidak terpisahkan dengan kebersihan rohani karena setiap ibadah harus di lakukan dengan keadaan bersih badan
2. Kebersihan tempat
   
Tempat untuk melaksanakan salah satu sarana ibadah harus di jaga kebersihanya. Di samping tempat tersebut,yang harus di jaga kebersihanya adalah kebersiha tempat tinggal,tempat ibadah, tempat umum, termasuk sekolah
3. Kebersihan pakaian
   
pakean Kebersihan pakaian di pandang penting dalam agama ,mengingat pakaian melekat pada badan yang berpunsi menutup aurat,melindungi badan dari kotoran dan penyakit,serta memperindah badan.Maka mestinya kita menjaga kebersihan sebaik-baiknya
4. Kebersihan makanan
   
Makanan yang bersih dan halal adalah makanan yang jauh dari kotoran serta di perbolehkan oleh agama untuk mengkonsumsinya.Makan  yang baik adalah makanan yang memenuhi syarat kesehatan,termasuk makanan yang bersih bergiji,dan berprotein
5.Kebersihan lingkungan
    Ajaran Islam  memandang pentingnya kebersihan linkungan hidup, yakni menghindari diri dari pencemaran yang di timbulkan oleh limbah dan sampah
C.    Kondisi kebersihan lingkungan SMPN 1 Panumbangan
    
Kebersihan lingkungan sekolah adalah salah satu faktor yang mendorong kita untuk lebih bersemangat dalam proses kegiatan belajar mengajar, oleh karena itu kebersihan lingkungan sekolah harus dijaga. Begitu pula dengan kebersihan lingkungan SMPN 1 Panumbangan yang harus kita jaga dan kita lestarikan. Kondisi kebersihan SMPN 1 Panumbangan saat ini belum menunjukkan lingkungan sekolah yang bersih. Masih banyak kita jumpai sampah-sampah yang dibuang sembarangan. Misalnya di kolong meja, kantin, dan tempat-tempat yang tidak terlihat oleh mata (tersembunyi). Padahal, tempat-tempat tersebut bukanlah tempat sampah.
Sampah-sampah tersebut berupa sampah sisa makanan, bungkus plastik makanan, dan lain-lain. Pada saat upacara bendera yang diadakan setiap hari senini, pihak sekolah selalu mengingatkan para siswa-siswi SMPN 1 Panumbangan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Tetapi, tidak jarang juga ditemukan siswa yang masih saja mengotori lingkungan sekolah. Pihak sekolah sudah melakukan tindakan-tindakan untuk tercapainya lingkungan sekolah yang bersih, indah, sehat, dan nyaman. Tindakan-tindakan tersebut antara lain mengecat kursi dan bangku agar bersih dari coretan-coretan yang tidak pantas untuk anak sekolah, mengunci ruang kelas pada saat jam istirahat berlangsung agar siswa dan siswi tidak makan dikelas yang menyebabkan kelas menjadi kotor, dan memberi sanksi yang tegas bagi siswa dan siswi yang melanggar.

Dengan tindakan-tindakan tersebut diharapkan mampu menyadarkan siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan dapat menciptakan kondisi lingkungan sekolah yang bersih, bebes dari sampah, indah, sehat, dan dapat mendukung kegiatan proses belajar mengajar (KBM). Tetapi masih saja bisa kita jumpai tulisan-tulisan kecil di meja-meja kelas yang baru saja dicat ulang, sampah- sampah kertas di kolong meja. Hal tersebut menunjukkan betapa rendahnya tingkat kesadaran siswa dan siswi SMPN 1 Panumbangan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
        Meskipun pihak sekolah sudah melakukan upaya-upaya untuk menciptakan kebersihan tetapi jika siswa dan
siswinya tidak mempunyai rasa memiliki terhadap fasilitas-fasilitas yang ada, maka semua tindakan tersebut menjadi sia-sia.

D.    Peranan siswa  SMPN 1Paumbangan  dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah

Agar sekolah terlihat bersih, siswa dapat berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, selain itu siswa juga bisa memungut sampah yang berserakan dan membuangnya pada tempat sampah yang telah tersedia agar tidak ada sampah yang berserakan di lingkungan sekolah. Serta, siswa diharapkan tidak mencorat-coret tembok dan bangku yang merupakan sarana pembelajaran, dengan begitu, bangku dan tembok akan tetap terlihat bersih tanpa adanya coretan-coretan yang dibuat oleh siswa dan siswi.
Selain membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan bangku dan tembok, siswa juga diwajibkan untuk melaksanakan piket kelas yang sudah menjadi ketentuan di SMPN 1 Panumbangan. Dan juga bisa dijadikan lomba kebersihan kelas induk untuk masing-masing kelas, agar siswa dan siswi dapat menjaga kebersihan kelas induknya masing-masing. Diluar lomba kebersihan kelas induk tersebut, juga pihak sekolah membuat satu peraturan yang didalamnya berisi anjuran bagi siswa dan siswi untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dan memberi sanksi yang tegas bagi siswa dan siswi yang melanggarnya.
Hal yang paling pokok untuk peran siswa dan siswi dalam menjaga kebersihan SMPN 1 Panumbangan ini adalah, kesadaran diri masing-masing individu untuk menjaga kebersihan sekolahnya agar sekolah tetap dalam keadaan bersih dan nyaman untuk proses kegiatan belajar mengajar.
E.    Peranan kebersihan sekolah
1.    Kebersihan lingkungan mendorong  semangat belajar siswa
Dalam setiap aspek dan perilaku siswa tentunya tampak dari kebiasaan nya setiap hari. Demikianlah dengan lingkungan  kelas bahkan lingkungan sekolah sekalipun. Bila lingkungan sekolah maupun lingkungan kelas termasuk ruangan kelas  bersih dan ditata sebaik – baiknya, maka motivasi belajar yang timbulpun akan mengajak  sahabat – sahabat untuk semangat dalam mengikuti pembelajaran.
2.Kebersihan lingkungan menjadi keunggulan sekolah
          Kita tahu, bahwa  kebersihan lingkungan sekolah juga  berdampak dan berpengaruh besar bagi siswa terlebih lagi bagi sekolah itu sendiri. Karena semua orang pasti menyelidiki situasi maupun keadaan sekolah sebelum menjadi siswa disekolah tersebut. Jadi, untuk menjaga nama baik sekolah, setiap penggerak – penggeraknya harus menjaga kebersihan dan kenyamanan di sekolah serta keamanan disekolah. Terlebih dahulu bagi para siswa / siswi di SMP Negeri 1 Panumbangan
 3   Perilaku sebagai cermin sekolah

Dalam setiap aspek, perilaku   suatu individu mempengaruhi karakter masa depannya.  Dengan demikian,  sekolah dinilai oleh masyarakat setempat dengan melihat berbagai macam karakteristik seseorang siswa maupun sekelompok orang siswa di SMP Negeri 1Panumbangan . Inilah yang disebut dengan cermin kepribadian. Yaitu memperlihatkan karakteristik seorang siswa di SMP Negeri 1Panumbangan .
            
4  Kebersihan dapat memperlancar otak manusia

Perlu kita tahu bahwa lingkungan bersih atau tidaknya berdampak besar bagi  otak manusia. Karena oksigen berupa O2 yang dihirup melalui paru – paru sebagian besar  berfungsi untuk memperlancar peredaran darah melalui saraf otak manusia. Hal inilah yang selalu dikhawatirkan oleh manusia. Sehingga mereka dapat menjaga kebersihan lingkungan disekitarya.

F.    Dampak kondisi lingkungan sekolah terhadap siswa
Dalam proses pembelajaran banyak faktor yang mempengaruhi prestasi siswa. Salah satunya yaitu kebersihan lingkungan sekolah, khususnya pada lingkungan kelas. Kebersihan sangat mempengaruhi konsentrasi belajar siswa. Jika kelas bersih, indah dan tertata rapi maka kemungkinan besar kenyamanan dalam proses pembelajaran akan tercapai. Selain itu konsentrasi pun bisa lebih fokus, dengan begitu sistem kerja otak akan semakin meningkat.

Tetapi sebaliknya, jika lingkungan sekolah terutama kelas terlihat kotor dan kumuh, pelajaran atau materi yang akan diberikan oleh guru akan sulit diterima oleh siswa, hal ini disebabkan karena pecahnya konsentrasi akibat situasi kelas yang tidak nyaman. Suasana kelas yang seperti ini juga menyebabkan siswa bosan atau mengantuk. Maka dari itu kelas harus selalu dalamkeadaanbersihagarsiswabisameningkatkanprestasinya.Dalam menjaga kebersihan kelas, dibutuhkan kerja sama antara siswa, guru, dan petugas kebersihan sekolah. Siswa adalah salah satu pendukung kebersihan sekolah, karena jumlah siswa yang sangat banyak jika dibandingkan dengan warga sekolah lainnya. Siswa yang memiliki IQ tinggi pasti memiliki kecerdasan dan kecekatan dalam berfikir. Maka jika diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan ataupun mencorat-coret bangku, siswa akan mematuhi hal tersebut.
Dengan kata lain, siswa yang tidak bisa diperingatkan, selalu merusak, mengotori lingkungan sekolah bisa dikatakan siswa tersebutberIQrendah.Kebersihan sangat mempengaruhi konsentrasi belajar siswa. Jika kelas bersih, indah dan tertata rapi maka kemungkinan besar kenyamanan dalam proses pembelajaran akan tercapai. Selain itu konsentrasi pun bisa lebih fokus, dengan begitu sistem kerja otak akan semakin meningkat. Tetapi sebaliknya, jika lingkungan sekolah terutama kelas terlihat kotor dan kumuh, pelajaran atau materi yang akan diberikan oleh guru akan sulit diterima oleh siswa, hal ini disebabkan karena pecahnya konsentrasi akibat situasi kelas yang tidak nyaman. Suasana kelas yang seperti ini juga menyebabkan siswa bosan atau mengantuk. Maka dari itu kelas harus selalu dalam keadaan bersih agar siswa bisa meningkatkan prestasinya.

G.    Cara-cara menciptakan sekolah yang bersih

1.    Menciptakan tempat belajar yang indah ,nyaman, bersih,dan rindang
Beberapa cara yang dapat di lakukan untuk menciptakan lingkungan nelajarb yang indah,nyaman,bersih ,dan rindang adalah sebagai berikut:
Menciptakan suasana belajar yang tenang
a.    Menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah
b.    Meletakan peralatan belajar sesuai dengan tempatnya
c.    Menghindari tempat belajar yang dekat dengan kebisingan,dan polusi
d.    Meletakan tanaman dekat dengan tempat belajar
e.    Membuat lingkungan bersih dan rapih
7
2.    Memelihara lingkungan belajar yang indah,nyaman,bersih dan rindang.
Memelihara lingkungan belajar yang indah ,nyaman,bersih,danrindang dapat di lakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Menjauhkan diri dari kebisingan,polusi, ketika akan belajar
b. Mengurangi sumber-sumber masalah yang bias menghilangkan       konsentrasi ketika belajar
c. Menata dan membersihkan prasarana belajar
d. Menjaga lingkungan belajar agar selalu bersih
     3.  Menciptakan sekolah yang terasa nyaman
a. Selalu menjaga kebersihan lingkungan kelas maupun luar kelas     dengancara membuang sampah pada tempatnya
b. Melakukan penataan ruang kelas sedemikian hingga terlihat nyaman
c. Mematuhi semua peraturan
BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Dalam proses pembelajaran banyak faktor yang mempengaruhi prestasi siswa. Salah satunya yaitu kebersihan lingkungan sekolah, khususnya pada lingkungan kelas. Kebersihan sangat mempengaruhi konsentrasi belajar siswa. Jika kelas bersih, indah dan tertata rapi maka kemungkinan besar kenyamanan dalam proses pembelajaran akan tercapai. Selain itu konsentrasi pun bisa lebih fokus, dengan begitu sistem kerja otak akan semakin meningkat.maka dengan kebersihan kita akan nyaman
B.    Saran-saran

1.    Untuk para siswa jagalah kebersihan  karena kebersihan itu sebagian dari iman
2.    Kita sebagai warga smpn 1 panumbangan selai menjaga haruslah tetap memelihara ketertiban sekolah
DAFTAR PUSTAKA
HariantoSB,Drs,dkk. 2006.Panduan belajar,SPORTIF,cara siswa belajaraktif,PENDIDIKAN AGAMA ISLAM,untuk kelas IX.Solo:CV.Harapan baru
http://hendrariahdo.wordpress.com
Robingan.2009.Teladan utama,pendidikan agama islam 3,untuk kelas IX.Ngawi:PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Sri Purwanto,Drs,dkk.2010.PELITA,Pendidikan Lingkungan Hidup.Sukamaju Depok:CV.Arya Duta
http://syaffer-roysyaffer.blogspot.com
http://www.tutorialto.com/pendidikan/1136-pengertian-kebersihan-lingkungan.html